Kalau mendengar kata ‘mendaki gunung’, kita para cewek mungkin akan langsung membayangkan kegiatan yang membuat banjir peluh dan tertutup debu, belum lagi rasa lelah yang akan dirasakan karena harus berjalan membawa beban berat selama berjam-jam. Banyak cewek yang tidak tahan membayangkan rasanya berada di tengah alam liar tak bertuan yang membuat kita jauh dari peradaban. Bagaimana kalau sampai jatuh dan mendapatkan bekas luka yang susah hilang? Bagaimana kalau kulit terbakar matahari dan mengelupas setelah turun gunung?

kenapa cewek harus mendaki gunung 1

Sebelum berkata tidak untuk mendaki gunung, coba deh cermati lebih dalam mengenai berbagai alasan bagus yang membuat kita para cewek perlu mencoba kegiatan alam bebas yang bernama mendaki gunung. Iya, mendaki gunung memang berisiko dan bisa jadi berbahaya, tetapi kita tetap bisa aman mendaki dengan latihan dan kemampuan membuat keputusan yang bagus. Setelah sekali mencoba mendaki gunung, kita mungkin akan merasa kapok. Akan tetapi, percaya atau tidak sensasi mendaki gunung akan membuat kita ketagihan merasakannya lagi dan lagi.

Latihan Fisik
Keuntungan pertama yang bisa kita dapat sebagai cewek ketika mendaki gunung adalah keuntungan yang berkaitan dengan fisik kita. Selama mendaki gunung, kita akan berjalan, berlari, dan bahkan memanjat. Tidak heran kalau fisik kita pun akan semakin terlatih selama pendakian.

Sebelum mendaki gunung, kita disarankan untuk melakukan olahraga yang berhubungan dengan latihan aerobik dan ketahanan. Mendaki gunung bisa kita jadikan alasan untuk tidak malas berolahraga. Nah, selain untuk rekreasi, mendaki gunung sekaligus membantu kita menjaga bentuk badan dan meningkatkan kekuatan fisik. Pengalaman mendaki gunung juga membuat kita bisa melakukan berbagai kegiatan olahraga mulai dari renang hingga lari tanpa kesulitan yang berarti.

Mengasah Mental
Siapa bilang mendaki gunung itu melulu soal kekuatan fisik? Berbagai tantangan dan bahaya harus kita hadapi selama mendaki gunung. Kita wajib memfokuskan pikiran dan komitmen agar bisa meraih tujuan pendakian gunung yang biasanya adalah mencapai puncak (tapi mendaki gunung tidak wajib menjadikan puncak sebagai tujuan, kok). Dengan kemampuan berkonsentrasi ketika menghadapi tantangan dan bahaya semacam ini, pendaki gunung termasuk para pendaki cantik jelas mempunyai kecerdikan.

Kita para cewek biasanya mempunyai dinding pemikiran bahwa kita tidak sekuat para cowok apalagi ketika mendaki gunung. Akan tetapi, mendaki gunung mampu membantu kita untuk menembus batasan tersebut apalagi jika kita mampu mencapai target pendakian. Banyak pendaki cantik yang tak kalah dari pria-pria pendaki dengan mampu mencapai puncak dengan keterbatasan fisik yang ada. Boleh, dong, kita lebih percaya diri setelah mampu menaklukkan batasan kita sendiri?

Petualangan dan Penemuan
Petualangan dan penemuan tidak bisa dipisahkan. Jika kita para cewek tidak cukup berani untuk mencoba petualangan baru termasuk mendaki gunung, kita tidak akan akan mendapatkan penemuan baru paling tidak untuk diri kita sendiri. Jika kita tidak mencoba mendaki gunung, kita mungkin tidak akan tahu bahwa kita bisa panen buah cantigi yang mirip blueberry di Gunung Sumbing dan Gunung Lawu. Jika biasanya kita harus membayar mahal untuk menikmati segarnya blueberry dari supermarket, kita bisa menikmati buah manis masam berwarna biru kehitaman sampai puas. Kita bahkan tidak akan tahu bahwa pucuk daun cantigi yang berwarna agak merah jambu juga bisa dimakan.

Kesenangan
Banyak cewek yang menganggap bahwa mendaki gunung sebagai beban, tetapi mendaki gunung juga mampu memberikan kesenangan tersendiri. Rasa senang yang membuncah pasti bisa kita rasakan setelah kita sampai di puncak atau paling tidak melihat pemandangan indah di ketinggian. Rasa senang ini akan berlipat ganda karena kita mendapatkannya setelah bersusah-payah.
kenapa cewek harus mendaki gunung 2

Menghargai Alam
Setiap cewek pasti akan menghargai segala hal yang berhubungan dengan keindahan termasuk keindahan alam. Dengan mendaki gunung, mata kita akan lebih terbuka terhadap karunia yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa. Kita akan menjadi lebih mencintai alam dan lingkungan. Sebagai mana kita ingin merawat kecantikan yang kita miliki, kita tentu juga ingin merawat keindahan yang disuguhkan oleh gunung dengan tidak mengotorinya apalagi merusaknya.

Alasan untuk Merawat Tubuh
Selama mendaki gunung, kita mungkin tidak akan menemukan sumber air yang cukup untuk kita mandi sehingga kita harus rela bermandi peluh dan debu selama beberapa hari. Kulit kita juga terpapar sinar matahari yang cukup intens selama berada di gunung. Begitu turun gunung, kita pasti tak tahan dengan kulit kita yang kusam dan terbakar matahari. Kita tak lagi enggan untuk merawat tubuh paling tidak luluran untuk merontokkan debu dan keringat yang menempel selama pendakian. Bila perlu kita juga tak akan ragu konsultasi pada dokter kulit untuk mendapatkan produk perawatan kecantikan yang membantu mengembalikan kulit kita seperti sedia kala. Kebanyakan cewek beranggapan bahwa pengalaman mandi paling menyegarkan bisa dirasakan di spa mahal. Namun, kita pendaki cantik justru benar-benar bisa merasakan segarnya mandi setelah turun gunung atau ketika sumber air yang memadai di gunung jika beruntung.

Alasan ‘Bermanja’ pada Teman Pria Sesama Pendaki
Jangan berburuk sangka dulu. Kita para cewek pada dasarnya memang senang dimanja, bukan. Akan tetapi, cewek modern tentu ingin berusaha mandiri dan tak terlalu bergantung pada pria pada semua kesempatan. Jika kita mendaki gunung bersama teman pria sesama pendaki, kita juga ingin berusaha mandiri. Namun, kondisi di gunung acapkali membuat kita harus bekerjasama dan mengabaikan rasa segan untuk meminta bantuan apalagi pada teman pria.
kenapa cewek harus mendaki gunung 3

Pria pendaki biasanya menyadari bahwa pendaki cantik mempunyai kekuatan fisik yang terbatas sehingga beban berat yang harus dibawa selama perjalanan pendakian akan mereka tanggung. Tentu hal ini tidak bisa kita jadikan alasan untuk sepenuhnya bergantung pada teman pria pendaki sepanjang perjalanan pendakian. Ingat, mendaki gunung pada dasarnya adalah salah satu upaya kita untuk menaklukkan keterbatasan yang kita miliki sebagai cewek.

Cewek akan menemukan berbagai hal baru dari pria yang mungkin di luar kebiasaan ketika berada di gunung. Kita akan menemukan pria-pria tangguh yang tak segan memasak dan membangun tenda. Coba bayangkan pria yang mau membangun tenda, mau memasak, mau membawa beban berat, dan bertanggungjawab atas keselamatan kita saat mendaki gunung yang penuh dengan tantangan. Sepertinya keren jika kita bisa menemukan jodoh dengan kriteria tersebut. Akan menjadi bonus jika pria pendaki tersebut juga mempunyai tampilan cute. Berminat menjadi pendaki cantik?